Kantin Sehat di Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa
yang kalian ketahui tentang kantin,? Menurut kamus besar bahasa Indonesia atau
sering disebut dengan KBBI menjelaskan bahwa kantin merupakan ruang tempat
menjual minuman dan makanan di sekolah, kantor, asrama, dan lain sebagainya. Sedangkan
menurut Nababan, H ( 2012 : 3 ) menyatakan bahwa kantin merupakan tempat dimana
segenap orang dapat membeli panganan jajan, baik berupa pangan siap saji maupun
pangan olahan.
Kantin
sangat identik dengan aneka macam olahan makanan siap saji ataupun olahan. Akan
tetapi, di jaman millenial ini terdapat berbagai macam kantin yang unik salah
satunya kantin kejujuran. Kantin kejujuran merupakan sebuah program yang
berasal dari lembaga KPK dalam upaya untuk mengenalkan pendidikan anti korupsi
kepada generasi muda yang memuat konsep pendidikan nilai yang menekankan pada
pembiasaan karakter kejujuran para peserta didik.
Tidak hanya di SD, SMP, atau SMA saja akan tetapi, kantin kejujuran ini juga diterapkan oleh pihak Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) khususnya di gedung FST.
Tidak hanya di SD, SMP, atau SMA saja akan tetapi, kantin kejujuran ini juga diterapkan oleh pihak Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) khususnya di gedung FST.
Selain
kantin kejujuran di UINSA juga terdapat kantin pertama dan tertua di
universitas yang menurut mas novel,
selaku salah satu pedagang dikantin tertua UINSA, berdiri sejak 50 th yang lalu
yakni sekitar 1969. Seiring berjalannya waktu, kantin di UINSA mengalami
perkembangan pesat yang ditandai dengan munculnya kantin disetiap fakultas
dengan alasan banyak yang ingin membuka warung serta memenuhi kebutuhan setiap
mahasiswa agar tidak terlalu jauh membeli makanan di sekitar fakultas. Dengan
demikian penghasilan serta pengunjung kantin pertama dan tertua ini semakin
menurun, akan tetapi beberapa mahasiswapun juga tetap membeli dikantin tersebut
dengan alasan lebih higienis dan sehat.
Menurut
mas novel “pendapatan serta pengunjung kantin ini (kantin pertama dan tertua)
semakin menurun dikarenakan terdapat kantin-kantin yang baru mendirikan
disekitar fakultas serta daerah yang dekat dengan universitas. Harga dikantin
ini lumayan mahal dibanding kantin yang baru Akan tetapi, kualitas kantin
pertama dan tertua ini jauh lebih baik daripada kantin yang baru baik dari segi
kebersihan, kesehatan, serta kualitas rasa dan bahan.” Berbeda dengan beberapa
warung makan yang berada dibelakang universitas atau di perkampungan, mereka
menjual makanan yang murah tetapi dengan kualitas yang belum tentu baik dan
banyak juga jajanan yang kurang menyehatkan terutama bagi mahasisiwa kampus
tersebut yang harusnya mengkonsumsi makanan yang menyehatkan agar bisa
berkuliah dengan lancar dan bukannya terserang penyakit yang disebabkan makan
makanan sembarangan.
Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa, kantin yang menjual dengan kualitas yang baik
pasti harganya akan tinggi sebab mereka (penjual di kantin) memili bahan yang
sehat serta higienis untuk makanan yang mereka akan hidangkan di menu kantin.
Sebab, mereka tidak ingin membuat para pelangganya jatuh sakit akibat membeli
makanan dikantin ini.
Sejatinya
kesehatan leih baik daripada harus jatuh sakit dirumah sakit walaupun dijual
dengan harga mahal akan tetapi, jaminan kualitas makanannya bisa dipertaruhkan
dengan makanan yang lain. Sebab kesehatan tidak bisa dipertaruhkan dengan uang.
Walaupun uang yang anda miliki sangat banyak, jika alat medis tidak bisa
menyelamatkan maka, tetap jaminan nyawa anda akan dipertaruhkan. Maka kantin
yang sehat sangatlah penting
Nama Anggota :
Aditya Dwi Bachtiar (H96219036)
Mohammad Rizal Abdan K. (H76219026)
Nur Diana Fahma Salsabila (H96219058)



Komentar
Posting Komentar